
Inggris selalu punya daya tarik tersendiri bagi para traveler dunia. Negeri yang dikenal dengan Ratu Elizabeth ini bukan hanya menyimpan sejarah panjang, kastil megah, dan kota-kota modern penuh pesona, tetapi juga menawarkan wisata kuliner Inggris yang kaya rasa. Mulai dari fish and chips legendaris hingga tradisi afternoon tea yang elegan, setiap sajian mencerminkan budaya dan gaya hidup masyarakatnya. Bagi Anda yang merencanakan perjalanan ke Eropa, menggabungkan traveling dan kuliner di Inggris adalah pilihan tepat. Anda bisa berjalan-jalan menyusuri London dengan landmark ikoniknya, menikmati suasana pedesaan di Cotswolds, lalu mencicipi aneka hidangan autentik di pub lokal.

Tempat Populer untuk Traveling di Inggris
London
London adalah ibu kota Inggris dan Britania Raya, serta kota metropolitan terbesar di Britania Raya. Kota ini merupakan pusat global utama untuk seni, bisnis, mode, keuangan, dan budaya, serta pusat transportasi penting dengan sejarah dua milenium yang membentang sejak era Romawi.
- Ibu Kota dan Pusat Geografis: London adalah ibu kota dan kota terbesar di Inggris dan Britania Raya.
- Pusat Ekonomi dan Keuangan: Kota ini adalah salah satu pusat keuangan terpenting di dunia, bersaing dengan New York City.
- Pusat Budaya dan Hiburan: London dikenal sebagai pusat budaya dunia dengan banyak museum, teater, dan acara seni.
- Jejak Sejarah: Berdiri lebih dari dua ribu tahun yang lalu oleh bangsa Romawi sebagai Londinium, London memiliki banyak situs bersejarah seperti Tower of London dan Buckingham Palace.
- Pusat Transportasi: London adalah hub transportasi internasional utama, dengan bandara besar seperti Heathrow dan jaringan kereta api yang luas.
- Kota Kosmopolitan: London adalah kota global yang sangat kosmopolitan dan beragam, dengan populasi yang terdiri dari berbagai macam latar belakang budaya, etnis, dan agama.

Manchester
Manchester adalah sebuah kota dan borough metropolitan di Inggris, terletak di wilayah barat laut Inggris Raya, dan merupakan ibu kota wilayah Greater Manchester. Kota ini terkenal sebagai pusat industri tekstil, budaya, keuangan, dan olahraga, dengan klub sepak bola terkenal seperti Manchester United dan Manchester City. Manchester juga dikenal dengan warisan musiknya yang kaya, banyak museum dan galeri seni, serta sebagai kota studi bagi mahasiswa internasional.
- Lokasi: Berada di barat laut Inggris, sekitar 260 km barat laut London.
- Wilayah: Merupakan bagian dari wilayah metropolitan Greater Manchester, kawasan perkotaan terbesar ketiga di Inggris Raya.
- Warisan Sejarah: Memiliki banyak bangunan bersejarah seperti Katedral Manchester dan Museum Ilmu Pengetahuan dan Industri.
- Arsitektur: Terdapat banyak gedung dengan arsitektur indah, termasuk Katedral Manchester bergaya Gotik.
- Pusat Industri: Dikenal sebagai pusat industri tekstil pada masa lalu dan kini menjadi pusat teknologi dan keuangan.
- Pusat Budaya: Terkenal dengan kancah musiknya yang berpengaruh, museum, galeri seni, dan banyak teater.
- Pusat Olahraga: Rumah bagi dua klub sepak bola paling terkenal di dunia, Manchester United dan Manchester City.
- Kota Pendidikan: Salah satu tujuan studi terfavorit bagi mahasiswa internasional di Inggris.

Liverpool
Liverpool adalah sebuah kota pelabuhan metropolitan di Inggris Barat Laut, yang terkenal sebagai pusat industri maritim, tempat lahirnya grup musik The Beatles, serta rumah bagi dua klub sepak bola paling sukses di dunia, yaitu Liverpool FC dan Everton FC. Kota ini terletak di tepi timur Muara Sungai Mersey, dekat Laut Irlandia.
- Lokasi dan Geografi: Terletak di sebelah timur Muara Mersey, dengan pusat kota sekitar 8 km dari Teluk Liverpool dan Laut Irlandia.
- Sejarah Maritim: Liverpool menjadi pelabuhan besar selama Revolusi Industri dan dulunya adalah pusat penting perdagangan maritim.
- Budaya dan Populer:
- Musik: Merupakan kota kelahiran The Beatles, salah satu band rock paling berpengaruh dalam sejarah.
- Sepak Bola: Menjadi rumah bagi dua klub sepak bola yang sangat sukses, Liverpool FC dan Everton FC, yang bermain di kota ini.
- Arsitektur: Kota ini terkenal dengan arsitekturnya yang beragam dan merupakan salah satu kota dengan syuting terbanyak di Britania Raya.
- Penduduk: Orang-orang dari Liverpool disebut Liverpudlian atau dijuluki “Scousers”.

Bath & Cotswolds
Bath dan Cotswolds adalah dua wilayah wisata populer di Inggris Barat Daya yang sangat berbeda namun saling melengkapi. Bath adalah kota bersejarah yang terkenal dengan Pemandian Romawi kuno dan arsitektur Gaya Georgia yang anggun, sementara Cotswolds adalah daerah pedesaan yang luas yang dikenal dengan pemandangan bukit hijau, desa-desa kuno, dan bangunan batu kapur berwarna madu.
- Bath
- Pemandian Romawi: Kota ini terkenal dengan situs pemandian Romawi kuno yang menawarkan wawasan ke dalam sejarah ribuan tahun lalu.
- Arsitektur Klasik: Bath memiliki banyak bangunan bergaya Georgian abad ke-18 yang indah dan jalanan yang menawan, menjadikannya situs Warisan Dunia UNESCO.
- Cotswolds
- Keindahan Alam: Wilayah ini menawarkan pemandangan bukit-bukit hijau yang memukau, menjadikannya salah satu Area of Outstanding Natural Beauty (AONB) terbesar di Inggris.
- Desa Kuno: Cotswolds terdiri dari banyak desa indah dengan bangunan berarsitektur khas dari batu kapur berwarna madu, seperti Bourton-on-the-Water yang sering dijuluki “Venesia dari Cotswolds”.
Meskipun berbeda, keduanya sering dikunjungi dalam satu perjalanan karena kedekatan geografisnya, menjadikannya paket wisata yang populer bagi mereka yang ingin merasakan pesona Inggris baik dari segi kota bersejarah maupun pedesaan yang asri.

York
York adalah sebuah kota tua di Inggris yang dipenuhi dengan suasana abad pertengahan dan dikelilingi oleh tembok kota abad pertengahan yang panjangnya sekitar 2,5 km. Kota ini mempertahankan keaslian sejarahnya dengan bangunan kuno, lorong-lorong sempit, dan daya tarik seperti Katedral York Minster dan jalan sempit The Shambles, yang menjadikannya destinasi wisata populer di Inggris.
- Tembok Abad Pertengahan: Salah satu daya tarik utamanya adalah tembok kota batu hitam abad pertengahan yang mengelilingi sebagian besar kawasan kota.
- Sejarah yang Kaya: Kota ini dikenal kaya akan sejarah, terutama era Viking, dengan adanya Jorvik Viking Centre sebagai museum interaktifnya.
- Arsitektur Kuno: Anda dapat menemukan bangunan-bangunan kuno dan lorong-lorong sempit berbatu yang memberikan pengalaman suasana abad pertengahan yang unik.
- Destinasi Wisata Populer: York merupakan kota terkenal di Inggris yang banyak dikunjungi oleh turis karena keaslian dan kekayaan sejarahnya.
- Daya Tarik Utama:
- York Minster: Katedral besar bergaya gotik yang menawarkan pemandangan menakjubkan dari menaranya.
- The Shambles: Jalan sempit yang terkenal dengan toko-toko uniknya, mengingatkan pada dunia sihir.

Wisata Kuliner Inggris yang Ikonik
Fish and Chips
- Fish and Chips adalah hidangan ikonik dari Inggris yang terdiri dari ikan goreng tepung dan kentang goreng, dan secara historis menjadi bagian dari budaya kuliner kelas pekerja Inggris, bukan simbol kuliner nasional Indonesia. Hidangan ini awalnya populer karena murah dan praktis, dan tetap disukai oleh banyak orang di seluruh dunia, sering dinikmati di tepi laut atau tempat lain sebagai makanan yang menghibur.

Full English Breakfast
- Full English breakfast adalah sarapan tradisional Inggris yang lengkap, gurih, dan padat gizi, yang biasanya terdiri dari telur, bacon, sosis, kacang panggang (baked beans), tomat dan jamur panggang, puding hitam, serta roti panggang atau roti goreng. Hidangan ini telah ada sejak abad ke-17 dan dianggap sebagai simbol budaya Inggris, yang bisa disajikan sebagai makanan pokok atau hidangan istimewa.

Sunday Roast
- Sunday Roast adalah tradisi makan daging panggang di Inggris yang disajikan dengan kentang panggang, sayuran, Yorkshire pudding, dan saus (gravy). Hidangan ini dimulai pada abad ke-15 dan berasal dari kebiasaan keluarga berkumpul setelah ibadah gereja pada hari Minggu untuk menikmati daging panggang yang dimasak saat mereka pergi. Sunday Roast menjadi momen kebersamaan keluarga dan menjadi makanan spesial yang dinikmati setiap hari Minggu.

Cornish Pasty
- Cornish pasty adalah makanan tradisional berupa pastel panggang dari Cornwall, Inggris, dengan kulit yang tebal dan isian daging sapi mentah, kentang, lobak (swede), dan bawang bombay yang dimasak bersama-sama. Dikenal karena bentuknya yang khas dan bagian pinggirnya yang di-crimp atau dikepang, Cornish pasty awalnya merupakan bekal makanan para penambang karena kepraktisannya sebagai makanan portabel yang mengenyangkan.

Ploughman’s Lunch
- Ploughman’s Lunch adalah hidangan dingin khas Inggris yang terdiri dari roti, keju, dan acar, sering disajikan di pub bersama bir atau sari apel. Hidangan ini bisa meliputi tambahan seperti ham, salad, telur rebus, apel, dan berbagai acar seperti acar bawang atau chutney. Meskipun namanya merujuk pada petani, istilah “Ploughman’s Lunch” baru muncul pada tahun 1950-an dan dipromosikan oleh badan pemasaran keju untuk meningkatkan penjualan keju setelah perang.

Afternoon Tea
- Afternoon tea adalah tradisi Inggris berupa jamuan minum teh ringan di sore hari (sekitar pukul 15.00–17.00), yang awalnya diperkenalkan pada tahun 1840-an oleh Anna, Duchess of Bedford untuk mengatasi rasa lapar antara makan siang dan makan malam. Tradisi ini melibatkan penyajian teh dengan aneka kudapan seperti sandwich, scone dengan krim dan selai, serta berbagai macam kue dan pastri, yang biasanya ditata di atas tatakan bertingkat.

Sticky Toffee Pudding
- Sticky Toffee Pudding, yang dikenal sebagai puding kurma lengket di Australia dan Selandia Baru, adalah hidangan penutup khas Inggris yang terdiri dari kue bolu basah berlumur saus toffee, sering disajikan dengan custard vanila atau es krim vanila . Puding ini banyak disajikan di Lake District di Inggris barat laut, yang menjadi simbol kuliner.

Festival dan Event Kuliner Inggris
Inggris memiliki banyak festival dan acara kuliner sepanjang tahun, termasuk Food Lovers Festival yang diadakan di berbagai kota, Festival Tiram Falmouth di Cornwall, serta Festival Keju Cooper’s Hill Cheese Rolling yang unik, di mana peserta berlomba menuruni bukit untuk memperebutkan keju. Ada juga acara seperti Notting Hill Carnival dan London Restaurant Festival yang menawarkan pengalaman kuliner di kota besar.
- Food Lovers Festival: Festival ini diadakan di berbagai kota Inggris, seperti Brighton, Cardiff, dan London, menampilkan jajanan kaki lima, produsen makanan artisanal, dan koki ternama, serta menawarkan demonstrasi memasak dan lokakarya.
- Festival Tiram Falmouth: Dikenal sebagai festival untuk tiram Fal asli Cornwall, acara ini menawarkan berbagai hidangan laut, kerajinan tangan, bir lokal, dan kegiatan seperti lomba perahu kerja.
- Cooper’s Hill Cheese Rolling: Salah satu festival paling unik, acara tahunan di Gloucestershire ini mengharuskan peserta untuk berlomba menuruni bukit untuk memperebutkan keju Double Gloucester, sebuah tradisi yang telah berusia ratusan tahun.
- London Restaurant Festival: Selain acara utama, festival ini juga sering mengadakan edisi musiman seperti Food Fest di Hackney Bridge, yang menawarkan beragam pengalaman kuliner, mulai dari hidangan klasik hingga kuliner baru.
- Malam Api Unggun (Bonfire Night): Meskipun bukan festival kuliner murni, Malam Api Unggun pada 5 November juga melibatkan makanan seperti apel toffee, dan sering kali dirayakan dengan api unggun dan kembang api.
- Festival Wiski Spirit of Speyside: Di Skotlandia, acara ini mengundang pengunjung untuk mencicipi wiski lokal, menikmati acara kuliner, musik live, dan tur ke penyulingan.
Rekomendasi Tempat Kuliner Populer
- Borough Market: Pasar street food berusia ribuan tahun yang menawarkan makanan khas Inggris seperti Duck Confit Sandwich, Scotch Egg, dan Toasted Cheese Sandwich.
- Camden Town: Area yang ramai dengan banyak restoran populer dan sering dikunjungi wisatawan.
- Soho: Terkenal dengan kehidupan malamnya yang meriah dan memiliki banyak restoran dengan nilai tinggi.
- The Gaff (Bath): Restoran yang menawarkan hidangan modern dan “kotor” seperti iga jagung dan ayam goreng, serta hidangan kari babi dan fish bass batu.
- The Peat Inn (Skotlandia): Penginapan bersejarah yang menawarkan pengalaman bersantap mewah dengan fokus pada produk lokal Skotlandia terbaik.
Tips Traveling dan Wisata Kuliner di Inggris
Tips Traveling
- Rencanakan dengan Cermat: Durasi perjalanan Anda akan menentukan rute. Untuk kurang dari seminggu, fokuslah pada London dan satu kota lain. Untuk 7-10 hari, Anda bisa menjelajahi kota-kota seperti Oxford atau Bath, dan untuk 2 minggu atau lebih, Anda bisa mengunjungi wilayah lain seperti Distrik Danau (Lake District).
- Manfaatkan Transportasi Publik: Di London, gunakan bus karena menawarkan daily cap yang membuat perjalanan lebih hemat. Transportasi umum di Inggris umumnya efisien dan aman, tapi tetap waspada di stasiun yang ramai.
- Ikuti Tur Jalan Kaki Gratis: Banyak kota besar di Inggris menawarkan tur jalan kaki gratis yang bisa fokus pada sejarah, kuliner, atau arsitektur.
- Patuhi Peraturan Lokal: Hormati undang-undang dan kebiasaan setempat, termasuk aturan tentang konsumsi alkohol di tempat umum.
Tips Wisata Kuliner
- Makan di Pub: Pub adalah tempat yang bagus untuk merasakan makanan Inggris dengan harga yang relatif lebih murah dan suasana yang ramah.
- Coba Makanan Ikonik: Jangan lewatkan Fish & Chips (ikan dan keripik), Shepherd’s Pie (pai domba), Yorkshire Pudding, atau Full English Breakfast.
- Jelajahi Tur Kuliner: Ikuti tur kuliner untuk mendapatkan pengalaman yang lebih mendalam, kelas memasak, dan kunjungan ke pasar lokal untuk bahan-bahan segar.
- Kunjungi Pasar Lokal dan Supermarket: Untuk pengalaman belanja bahan makanan, kunjungi pasar lokal. Supermarket seperti Tesco juga menawarkan berbagai pilihan makanan yang terjangkau.
- Perhatikan Kebersihan Makanan: Inggris memiliki standar kebersihan makanan yang tinggi, namun tetap berhati-hatilah dengan daging yang kurang matang atau makanan yang tidak disiapkan dengan baik.
Kesimpulan
Perjalanan ke Inggris tidak hanya soal mengunjungi kastil bersejarah, stadion megah, atau teater dunia, tetapi juga menikmati warisan kuliner yang kaya tradisi. Dari kesederhanaan fish and chips di tepi pantai, kehangatan Sunday Roast bersama keluarga, hingga kemewahan afternoon tea ala bangsawan, setiap hidangan adalah bagian dari cerita budaya Inggris yang patut dicoba. Menggabungkan traveling dan wisata kuliner di Inggris berarti membawa pulang lebih dari sekadar foto dan oleh-oleh tetapi juga pengalaman rasa, budaya, dan kenangan autentik yang akan selalu melekat.