Qatar kini menjelma menjadi salah satu destinasi wisata paling memikat di Timur Tengah. Negara kaya energi ini menawarkan perpaduan unik antara kemewahan modern dan kekayaan budaya tradisional Arab. Dari gedung-gedung futuristik di Doha hingga pasar kuno yang tetap hidup sepanjang hari, Qatar menghadirkan pengalaman traveling yang berbeda mewah namun tetap sarat nilai sejarah.
Tak hanya destinasi wisatanya yang menawan, kuliner Qatar juga menjadi daya tarik besar bagi para wisatawan. Masakan khas yang kaya rempah, aroma kuat, serta teknik memasak tradisional menjadikan kuliner lokalnya sulit untuk dilupakan. Menjelajahi Qatar berarti menikmati petualangan lengkap: keindahan kota, pesona gurun, hingga lezatnya makanan autentik yang melekat pada budaya Arab.

Destinasi Terbaik di Qatar
Doha Corniche
Doha Corniche adalah sebuah area pejalan kaki di tepi laut yang membentang sepanjang tujuh kilometer di Teluk Doha, ibu kota Qatar. Pemandangan cakrawala kota modern dan perahu tradisional dhow di perairan yang tenang membuatnya menjadi salah satu tujuan wisata paling populer di negara ini. Corniche berfungsi sebagai pusat berbagai acara nasional dan rekreasi.
- Monumen Pearl: Sebuah monumen ikonik berbentuk cangkang mutiara yang menghormati warisan penyelaman mutiara Qatar di pintu masuk Pelabuhan Dhow.
- Museum of Islamic Art: Terletak di ujung selatan Corniche, museum yang dirancang oleh arsitek terkenal I.M. Pei ini memiliki koleksi seni Islam yang kaya.
- MIA Park: Berada di sebelah Museum of Islamic Art, taman ini menawarkan pemandangan indah, fasilitas bermain untuk anak-anak, dan trampolin besar.
- Al Bidda Park: Sebuah ruang hijau besar dengan area bermain, fasilitas olahraga, dan tempat barbekyu. Anda bahkan dapat menemukan zip line di sini.
- Tur perahu dhow: Lakukan perjalanan di perahu tradisional ini untuk menikmati pemandangan cakrawala Doha dari air, terutama saat matahari terbenam.
- Souq Waqif: Berjarak sekitar tiga kilometer dari Corniche, pasar yang ramai ini adalah tempat yang bagus untuk berbelanja kerajinan tangan dan menikmati hidangan Qatar.

Souq Waqif
Souq Waqif adalah pasar tradisional tertua dan paling terkenal di Doha, Qatar, yang menawarkan pengalaman otentik berbelanja, kuliner, dan hiburan dalam suasana arsitektur khas Timur Tengah yang telah direkonstruksi. Pasar ini merupakan daya tarik wisata utama bagi penduduk lokal dan wisatawan.
- Arsitektur Tradisional: Bangunan-bangunan di sini menampilkan elemen arsitektur tradisional Qatar, dengan ukiran kayu yang rumit dan dinding tanah, memberikan suasana seolah kembali ke masa lalu.
- Belanja: Pengunjung dapat berbelanja berbagai macam barang, mulai dari pakaian tradisional (abaya, pashmina), rempah-rempah, kerajinan tangan, barang antik, hingga perlengkapan masak.
- Kuliner: Pasar ini adalah surga bagi pecinta kuliner, dengan banyak restoran dan pedagang kaki lima yang menjual makanan tradisional Qatar seperti majbous (nasi aromatik dengan daging), harees, samosa, dan pangsit manis.
- Suasana Hidup: Souq Waqif dikenal karena suasananya yang ramai dan dinamis, terutama di malam hari ketika toko-toko, restoran, dan hiburan buka.

Museum of Islamic Art
Museum of Islamic Art (MIA) adalah institusi ikonik yang menampung salah satu koleksi seni Islam paling lengkap di dunia. Dengan arsitektur yang memukau dan koleksi yang mencakup 14 abad, museum ini adalah tujuan wajib bagi para pencinta seni dan sejarah.
- Arsitektur: Museum ini dirancang oleh arsitek terkenal dunia, I.M. Pei, yang terinspirasi oleh Arsitektur Islam kuno, seperti Masjid Ibn Tulun di Kairo.
- Koleksi: Artefak di museum ini berasal dari tiga benua berbeda dan mencakup keramik, manuskrip, tekstil, perhiasan, ukiran kayu, dan peralatan ilmiah. Salah satu pameran yang terkenal adalah koleksi perhiasan Mughal dan permata zamrud dari abad ke-16.
- Galeri: Koleksi permanen museum dibagi menjadi 18 galeri yang diatur berdasarkan tema, geografi, dan periode sejarah.
- Tampilan Menarik: Selain koleksi permanen, MIA juga mengadakan pameran temporer dan memiliki kafe dengan pemandangan cakrawala Doha.

Katara Cultural Village
Katara Cultural Village adalah pusat seni dan budaya yang dinamis di Doha, Qatar, yang menampilkan perpaduan arsitektur tradisional dan modern. Terletak di antara kawasan West Bay dan The Pearl, tempat ini menawarkan berbagai fasilitas, termasuk galeri seni, teater, restoran, dan pantai yang indah. Masuk ke desa ini pada umumnya gratis, meskipun beberapa acara atau atraksi mungkin memerlukan tiket.
- Amfiteater Katara: Sebuah panggung terbuka yang megah dengan arsitektur Yunani klasik yang dipadukan dengan sentuhan Islam, mampu menampung hingga 5.000 penonton dan menghadap ke laut.
- Masjid Katara (Masjid Biru): Dirancang oleh arsitek Turki Zeynep Fadıllıoğlu, masjid ini dihiasi dengan ubin biru dan emas yang menakjubkan, menjadikannya salah satu landmark yang paling sering difoto di desa ini.
- Masjid Emas: Masjid yang lebih kecil dan menarik ini dilapisi dengan ubin emas yang berkilauan, memberikan kontras yang mencolok dengan Masjid Katara yang lebih besar.
- Menara Merpati: Landmark-landmark unik ini dirancang dengan gaya tradisional untuk menampung merpati dan berfungsi sebagai simbol warisan Qatar.
- Planetarium Al Thuraya: Tawarkan perjalanan ke luar angkasa dengan pertunjukan astronomi yang gratis dan interaktif di bawah kubah digital.
- Pantai Katara: Pantai sepanjang 1,5 kilometer yang bersih dan populer untuk olahraga air, kegiatan keluarga, dan bersantai.
- 21 High Street: Sebuah area perbelanjaan dan hiburan bergaya Eropa yang menawarkan butik-butik desainer dan kafe di dalam lorong yang sejuk.

The Pearl-Qatar
The Pearl-Qatar adalah sebuah pulau buatan yang mewah dan menakjubkan, dibangun di atas lahan reklamasi seluas empat juta meter persegi di lepas pantai ibu kota Qatar, Doha. Pulau ini adalah salah satu proyek pembangunan paling ambisius di wilayah Teluk, menawarkan gaya hidup mewah yang dipadukan dengan sentuhan arsitektur Mediterania dan Eropa.
- Keunikan arsitektur. Pulau ini dijuluki “Venice of the Gulf” karena kanal-kanalnya yang indah dan terinspirasi dari Venesia.
- Kawasan perumahan premium. The Pearl menjadi kawasan pertama di Qatar yang mengizinkan kepemilikan properti freehold (hak milik) bagi investor internasional dan penduduk non-nasional.
- Fasilitas lengkap. Pulau ini dilengkapi dengan hotel mewah, butik-butik kelas atas, beragam kafe dan restoran, serta marina ikonis.
- Tempat wisata. Kawasan ini menjadi tempat wisata menarik yang menawarkan pengalaman mewah dan dirancang ramah keluarga. Pada tahun 2022, The Pearl menjadi salah satu daya tarik utama bagi para penonton Piala Dunia.

Desert Safari – Khor Al Adaid
Khor Al Adaid, juga dikenal sebagai Laut Pedalaman, adalah salah satu tujuan wisata alam paling unik di Qatar, di mana gurun bertemu dengan laut. Lokasinya sekitar 60-80 kilometer di tenggara Doha, dekat perbatasan dengan Arab Saudi, dan hanya bisa dicapai dengan kendaraan 4×4.
- Keindahan alam yang langka: Cagar alam ini masuk dalam daftar tentatif Situs Warisan Dunia UNESCO karena lanskapnya yang luar biasa, dengan teluk pasang surut yang dalam dikelilingi oleh bukit pasir.
- Aktivitas seru: Wisatawan dapat merasakan sensasi dune bashing (meluncur di bukit pasir) dengan jip 4×4, menaiki unta, atau mencoba sandboarding.
- Pemandangan memukau: Perjalanan sering kali mencakup pemandangan matahari terbenam atau terbit yang menakjubkan di atas laut dan gurun.
- Perjalanan dari Doha: Kebanyakan tur berangkat dari Doha dan biasanya memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam untuk mencapai area gurun.
- Perkemahan semalam: Beberapa tur menawarkan pengalaman berkemah semalam di gurun di bawah langit bertabur bintang.
- Aksesibilitas terbatas: Karena medan yang berat, mengunjungi Khor Al Adaid secara mandiri tidak disarankan bagi yang tidak berpengalaman mengemudi off-road. Pilihan terbaik adalah memesan tur safari gurun yang dipandu.

Kuliner Terbaik Di Qatar
Majboos (Machbus)
- Hidangan nasional Qatar ini terdiri dari daging (biasanya domba atau ayam) yang dimasak perlahan dan disajikan di atas nasi berbumbu dengan salad dan saus tomat buatan sendiri.

Al Harees
- Hidangan tradisional yang sering disantap selama Ramadan, terbuat dari gandum utuh yang dimasak perlahan bersama daging (ayam atau domba) hingga membentuk konsistensi seperti pasta yang lembut dan homogen.

Wareq Enab
- Warak Enab adalah hidangan daun anggur yang diisi dengan nasi dan rempah-rempah, yang juga dikenal sebagai dolma atau sarma. Hidangan ini populer di Timur Tengah dan Mediterania Timur, biasanya disajikan dingin sebagai makanan pembuka, namun bisa juga disajikan hangat sebagai hidangan utama. Versi tradisionalnya sering kali tidak menggunakan daging, tetapi ada juga yang menggunakan daging cincang.

Kousa Mahshi
- Kousa Mahshi adalah hidangan klasik Timur Tengah, khususnya populer di Lebanon, Suriah, dan Mesir, yang terdiri dari zucchini (labu) kecil yang dilubangi dan diisi dengan campuran daging giling berbumbu (biasanya domba atau sapi) dan nasi, kemudian direbus perlahan dalam saus tomat yang kaya rasa atau kaldu berbasis yogurt.

Ragag
- Ragag adalah roti tipis khas Qatar yang mirip crepes atau adonan panekuk yang dibuat hanya dengan tiga bahan sederhana: tepung terigu, air, dan garam. Roti ini bisa disajikan dengan berbagai isian seperti telur, keju, atau mayones, dan sering dimakan untuk sarapan atau sebagai camilan.

Khubz (Khaboos)
- Roti pipih Arab yang lezat, biasa disajikan dengan hummus atau berbagai jenis saus. Khubz biasanya merupakan roti pipih bundar yang lembut dan sedikit beragi, terbuat dari bahan-bahan dasar seperti tepung terigu, air, ragi, dan garam. Roti ini sering kali mengembang saat dipanggang, kadang-kadang membentuk “kantong” seperti roti pita, meskipun ada variasi yang lebih padat dan tidak beragi.

Tips Traveling ke Qatar
- WNI Bebas Visa: Warga Negara Indonesia bisa mendapatkan bebas visa saat kedatangan (visa-on-arrival) untuk kunjungan wisata di Qatar hingga 30 hari.
- Musim Terbaik: Kunjungi Qatar antara bulan November dan awal April saat cuaca sejuk dan menyenangkan, dengan suhu rata-rata 17–25°C. Ini ideal untuk kegiatan di luar ruangan seperti safari gurun.
- Hindari Musim Panas: Hindari bepergian antara bulan Juni dan September, karena panasnya sangat menyengat.
- Berpakaian Sopan: Qatar adalah negara konservatif, jadi berpakaianlah dengan sopan di tempat umum. Bahu dan lutut sebaiknya tertutup. Untuk masjid, wanita juga perlu menutupi rambut.
- Hormati Adat Istiadat: Jangan menunjukkan kemesraan di tempat umum. Jika makan atau minum saat Ramadan, lakukanlah di tempat tertutup untuk menghormati mereka yang berpuasa.
- Metro: Gunakan Metro Doha yang efisien dan murah untuk berkeliling kota. Ini menghubungkan banyak tempat wisata utama.
- Taksi: Taksi Karwa tersedia untuk perjalanan yang tidak dilayani metro, dengan harga yang wajar.
- Manfaatkan Transportasi Umum: Gunakan metro dan bus untuk menghemat biaya transportasi.
- Makan dengan Cerdas: Cicipi makanan lokal yang lezat di restoran tradisional untuk menghemat pengeluaran makan.
- Tingkat Kewaspadaan Normal: Departemen Luar Negeri AS merekomendasikan “Tindakan Pencegahan Normal” saat bepergian ke Qatar, tetapi tetap waspada terhadap lingkungan sekitar Anda.
Kesimpulan
Qatar menawarkan pengalaman wisata yang lengkap dan tak terlupakan. Perpaduan Intertogel modernitas kota Doha, keindahan alam gurunnya yang dramatis, serta kekayaan budaya yang masih terjaga menjadikan negara ini destinasi yang cocok untuk berbagai tipe traveler. Tidak hanya itu, ragam kuliner khas Qatar yang kaya rempah dan sarat tradisi membuat perjalanan semakin berkesan, menghadirkan sensasi rasa yang sulit ditemui di tempat lain.
Bagi wisatawan yang mencari destinasi eksotis namun tetap nyaman, Qatar adalah pilihan sempurna. Dari berjalan santai di Corniche, berburu barang unik di Souq Waqif, hingga mencicipi Machbous atau teh Karak yang legendaris setiap sudut menawarkan cerita dan kenangan tersendiri. Qatar benar-benar menjadi destinasi yang memadukan budaya, keindahan, dan cita rasa dalam satu perjalanan penuh pengalaman.