
Prancis selalu menjadi destinasi impian para traveler dari seluruh dunia. Negeri yang dikenal dengan sebutan La Belle France ini tidak hanya memikat lewat Paris dengan Menara Eiffel-nya, tetapi juga lewat desa-desa cantik, istana bersejarah, hingga kekayaan kuliner yang diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia.
Prancis dikenal sebagai salah satu destinasi wisata paling populer di dunia. Setiap tahun, jutaan wisatawan datang untuk menikmati keindahan kota Paris, pesona French Riviera, hingga romantisme desa-desa klasik di pedalaman. Namun, daya tarik Prancis tidak berhenti pada pemandangan dan sejarahnya saja kuliner khas negeri ini juga menjadi magnet utama yang membuat banyak orang rela kembali lagi dan lagi. Sebagai pusat mode, seni, dan gastronomi dunia, Prancis menawarkan pengalaman perjalanan yang memadukan wisata budaya dengan wisata rasa. Dari mencicipi croissant hangat di kafe pinggir jalan, hingga menikmati segelas wine di kebun anggur Bordeaux, setiap sudut Prancis menghadirkan cerita dan cita rasa yang unik.

Paris – Kota Cinta dan Seni
Paris adalah sebuah kota metropolis di Prancis yang dikenal dengan julukan “Kota Cinta dan Seni” karena suasananya yang romantis, arsitektur yang indah, serta kekayaan sejarah dan keberadaan berbagai gerakan seni yang berpengaruh di dunia. Julukan ini diberikan karena kombinasi faktor seperti banyak landmark ikonik yang bersifat romantis, bahasa Prancis yang dianggap puitis, pengaruh seni Romantisisme, dan peran kota ini sebagai pusat bagi seniman dan gerakan seni seperti Impresionisme dan Surealisme.
Alasan Paris disebut “Kota Seni”
- Pusat Gerakan Seni: Paris merupakan tempat lahirnya berbagai gerakan seni penting, seperti Impresionisme dan Surealisme.
- Keunggulan Artistik: Kota ini telah menjadi pusat keunggulan artistik selama berabad-abad, mulai dari era Renaisans hingga Belle Époque.
- Museum Terkenal: Paris adalah rumah bagi beberapa museum seni paling terkenal di dunia, termasuk Louvre dan Musée d’Orsay.
- Galeri Terbuka: Jalanan, arsitektur, dan taman-taman di Paris sendiri berfungsi sebagai galeri terbuka yang menginspirasi banyak seniman.
Alasan Paris disebut “Kota Cinta”
- Landmark Romantis: Paris memiliki banyak landmark ikonik yang identik dengan romantisme, seperti Menara Eiffel dan Le Pont Des Arts.
- Arsitektur Indah: Arsitektur kota ini yang menampilkan perpaduan berbagai gaya seperti Gotik, Renaisans, dan Art Deco, menciptakan suasana romantis yang kental.
- Bahasa Prancis: Bahasa Prancis, yang terkenal puitis dan lembut, turut berkontribusi pada citra romantis kota ini.
- Pengaruh Budaya Populer: Banyak film, serial TV, dan sastra yang berlatar di Paris telah memperkuat citranya sebagai kota cinta dan destinasi bagi pasangan.
- Tempat Melamar dan Berbulan Madu: Paris sering dipilih oleh pasangan untuk melamar dan menjadi tujuan bulan madu karena suasananya yang intim dan romantis.

Provence – Ladang Lavender yang Memukau
Provence – Ladang Lavender yang Memukau adalah lanskap ikonik di wilayah Provence, Prancis selatan, yang terkenal dengan hamparan luas bunga lavender ungu cerah yang membentang sejauh mata memandang, terutama di area seperti Dataran Tinggi Valensole dan Luberon. Pemandangan ini, yang mencapai puncak mekarnya di akhir Juni hingga awal Juli, menarik jutaan wisatawan dan fotografer setiap tahun untuk mengabadikan keindahan ungu yang memukau dan aroma lavender yang menenangkan.
Fitur Utama:
- Lokasi Ikonik: Ladang lavender yang paling terkenal berada di Dataran Tinggi Valensole (departemen Alpes-de-Haute-Provence) dan wilayah Luberon.
- Lautan Ungu: Saat musim mekar, hamparan bunga lavender yang luas menciptakan pemandangan yang disebut sebagai “lautan ungu” yang memukau, lengkap dengan pola geometris barisan tanaman.
- Puncak Mekar: Waktu terbaik untuk melihat bunga lavender mekar penuh adalah sekitar akhir Juni hingga awal Juli.
- Simbol Provence: Pemandangan ladang lavender telah menjadi simbol dan daya tarik utama Provence, menarik pengunjung dari seluruh dunia.
Aktivitas Terkait:
- Fotografi: Pengunjung datang untuk mengambil foto pemandangan khas Provence dengan latar belakang lavender yang memukau.
- Festival Lavender: Desa-desa seperti Valensole mengadakan Festival Lavender untuk merayakan panen, biasanya pada pertengahan Juli, dengan berbagai acara dan pasar.
- Tur: Berbagai tur tersedia untuk menjelajahi ladang lavender, dan beberapa pabrik pengolahan lavender seperti Pabrik L’Occitane en Provence menawarkan kunjungan (memerlukan reservasi).
- Museum Lavender: Terdapat museum yang didedikasikan untuk sejarah dan budidaya lavender, seperti di Valensole.

Nice dan French Riviera
Nice adalah kota terbesar dan ibu kota dari wilayah French Riviera (atau Côte d’Azur), sebuah kawasan pesisir di selatan Prancis yang terkenal dengan pantai-pantainya yang indah, desa-desa glamor, dan pemandangan Laut Mediterania yang menakjubkan. French Riviera sendiri adalah sebuah wilayah yang luas, dan Nice berfungsi sebagai pusat atau basis yang ideal untuk menjelajahi kota-kota dan desa-desa lain di wilayah tersebut, seperti Cannes, Monako, dan Saint-Tropez.
French Riviera (Côte d’Azur):
- Lokasi: Terletak di pesisir tenggara Prancis, di tepi Laut Mediterania.
- Karakteristik: Merupakan tujuan wisata mewah yang terkenal dengan iklim sejuk, pantai-pantai indah, dan suasana glamor yang menarik selebritas dan bangsawan.
- Daya Tarik: Menjadi tuan rumah bagi banyak festival terkenal seperti Festival Film Cannes, Karnaval Nice, dan Grand Prix Monako.
Nice:
- Peran: Ibu kota dan kota terbesar di wilayah French Riviera.
- Karakteristik: Dikenal sebagai perwujudan dari gaya hidup Côte d’Azur yang elegan, dengan pantai berpasir yang panjang dan indah, jalan-jalan kota tua yang menawan, dan Promenade des Anglais yang ikonik.
- Aktivitas: Menawarkan pengalaman berbelanja kelas atas, kuliner yang mengesankan, dan aktivitas budaya seperti mengunjungi museum dan galeri seni.

Loire Valley – Negeri Kastil
Lembah Loire (Châteaux de la Loire) adalah sebuah lembah di Prancis yang dijuluki sebagai “Negeri Kastil” karena memiliki lebih dari 300 kastil dan manor (château) megah yang tersebar di sepanjang Sungai Loire, banyak di antaranya dibangun selama periode Renaisans. Selain kastil, Lembah Loire juga terkenal sebagai “Taman Prancis” karena banyaknya kebun anggur, kebun buah-buahan, dan pemandangan alamnya yang indah, serta merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.
Ciri Khas Lembah Loire
- Kastil Megah: Wilayah ini adalah rumah bagi arsitektur Renaisans yang memukau, seperti Château de Chambord, Château de Chenonceau, dan Château d’Amboise, yang dibangun oleh para raja dan bangsawan Prancis.
- Keindahan Alam: Dikenal sebagai “Taman Prancis”, lembah ini dipenuhi dengan hamparan kebun dan ladang anggur yang menghasilkan anggur berkualitas tinggi, serta taman-taman yang ditata indah.
- Situs Warisan Dunia UNESCO: Pada tahun 2000, Lembah Loire diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO untuk melestarikan sejarah dan budayanya yang kaya.
- Kota Bersejarah: Selain kastil, wilayah ini juga memiliki kota-kota bersejarah seperti Amboise, Angers, dan Blois yang menarik untuk dijelajahi.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
- Menjelajahi Kastil: Pengunjung dapat menjelajahi lebih dari 300 kastil yang ada, masing-masing dengan sejarah dan arsitektur uniknya.
- Menikmati Anggur dan Kuliner: Lembah Loire juga merupakan surga bagi para pecinta kuliner dan anggur, dengan banyak kebun anggur yang menawarkan pencicipan.
- Bersepeda: Anda bisa menikmati pemandangan lembah yang indah sambil bersepeda di sepanjang jalur Loire à Vélo yang memanjang di tepi Sungai Loire.

Alsace – Perpaduan Prancis dan Jerman
Alsace adalah wilayah budaya dan kolektivitas teritorial di timur laut Prancis yang terletak di perbatasan dengan Jerman, yang menjadi perpaduan antara budaya Prancis dan Jerman akibat kepemilikan wilayahnya yang berubah-ubah antara kedua negara sepanjang sejarah, memengaruhi bahasa, arsitektur, dan kuliner lokal. Wilayah ini secara historis dikenal sebagai Alsace-Lorraine dan telah menjadi simbol penting dalam persaingan antara Prancis dan Jerman.
Ciri Khas Perpaduan Budaya
- Bahasa: Penduduk Alsace memiliki bahasa atau dialek mereka sendiri, dengan pengaruh bahasa Prancis dan Jerman.
- Arsitektur: Gaya arsitektur di kota-kota seperti Strasbourg dan Colmar menunjukkan perpaduan unik antara pengaruh Prancis dan Jerman.
- Kuliner: Masakan Alsace mencerminkan perpaduan ini, dengan hidangan khas yang menggabungkan bahan-bahan dan teknik dari kedua budaya.
Sejarah Kepemilikan yang Berubah
- Perubahan Kepemilikan: Wilayah Alsace pernah menjadi bagian dari Prancis dan kemudian dianeksasi oleh Kekaisaran Jerman setelah Perang Prancis-Prusia (1870-1871).
- Perjanjian Versailles: Setelah Perang Dunia I, wilayah ini dikembalikan ke Prancis.
- Simbolis: Perubahan kepemilikan ini menjadikan Alsace simbol penting dalam sejarah dan politik Eropa.
Pusat Budaya
- Strasbourg: Kota utama Alsace, Strasbourg, berfungsi sebagai pusat budaya dan administratif wilayah ini.
- Colmar: Kota terkenal lainnya di wilayah ini, Colmar, juga menampilkan keindahan arsitektur khas dengan pengaruh kedua negara.

Selain tempat-tempat populer yang bisa didatangin diprancis kita juga bisa menikmati hidangan kuliner yang tidak kalah jauh populernya dikota prancis ini.Kuliner adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan ke Prancis. Berikut beberapa hidangan khas yang wajib Anda cicipi:
Croissant & Baguette
Croissant adalah pastry dengan lapisan tipis yang renyah di luar dan lembut di dalam, yang berasal dari Austria tetapi dikembangkan menjadi bentuk yang kita kenal sekarang di Prancis. Baguette adalah roti panjang dan tipis khas Prancis yang ikonik, terbuat dari adonan sederhana (tepung, air, ragi, garam) dengan tekstur keras di luar dan kenyal di dalam.
Croissant:
- Kategori: Meskipun sering dianggap roti, secara teknis croissant adalah pastry yang dibuat dengan teknik melipat adonan berlapis-lapis.
- Ciri Khas: Memiliki tekstur renyah di luar dan lembut serta berongga di dalam, dengan rasa mentega yang kaya.
- Asal Usul: Berasal dari Austria sebagai kipferl, lalu teknik laminasi yang memberikan tekstur renyahnya dikembangkan di Prancis.
- Penggunaan: Bisa dinikmati polos, atau diberi isian manis maupun gurih.
Baguette:
- Kategori: Roti.
- Ciri Khas: Berbentuk panjang dan tipis, dengan ciri khas kulit yang keras dan bagian dalam yang kenyal serta berongga.
- Asal Usul: Merupakan simbol budaya kuliner Prancis yang telah ada sejak abad ke-18.
- Bahan Dasar: Terbuat dari bahan-bahan sederhana seperti tepung terigu, air, ragi, dan garam.
- Penggunaan: Cocok untuk hidangan pembuka, dijadikan roti lapis, atau dinikmati dengan selai dan mentega.

Escargot
Escargot adalah hidangan khas dari Perancis yang bahan utamanya adalah daging siput darat atau bekicot, yang disajikan dengan berbagai bumbu seperti mentega, bawang putih, dan herba, sering kali dalam cangkangnya sendiri. Hidangan ini dianggap sebagai makanan mewah di Perancis dan Eropa lainnya, seperti Spanyol dan Portugal, dan sering disajikan sebagai makanan pembuka.

Coq au Vin
Coq au Vin adalah hidangan klasik Prancis berupa semur ayam yang dimasak perlahan dengan anggur merah (terutama Burgundy), lardon (daging babi asap), jamur, dan bawang putih. Namanya berarti “ayam jantan dengan anggur” dalam bahasa Prancis, dan hidangan ini terkenal karena rasanya yang kaya serta tekstur dagingnya yang lembut karena proses memasak yang lama, yang awalnya ditujukan untuk melunakkan daging ayam jantan yang lebih alot.

Ratatouille
Ratatouille adalah semur sayuran Provençal (Prancis) yang berasal dari Nice, terdiri dari berbagai sayuran musim panas seperti terong, zukini, paprika, dan tomat, yang dimasak dengan minyak zaitun, bawang bombai, bawang putih, serta herba. Hidangan ini populer di seluruh dunia, terutama setelah popularitas film animasi Disney/Pixar berjudul sama pada tahun 2007, dan sering disajikan sebagai hidangan utama atau lauk.

Macaron & Crêpes
Macaron dan crêpes adalah jenis kue-kue manis dari Prancis, namun sangat berbeda: Macaron adalah kue kering dari dua meringue renyah dengan isian lembut, sementara crêpe adalah kue dadar tipis yang bisa manis atau gurih, sering dilipat atau digulung dan diisi dengan berbagai macam bahan.
Macaron
- Tekstur: Kue meringue yang renyah di luar dan lembut di dalam, biasanya memiliki dua lapisan kue yang diapit oleh isian.
- Asal: Kue ini terkenal di seluruh dunia dan diasosiasikan dengan seni kuliner Prancis.
- Bahan: Terbuat dari putih telur, gula, tepung almond, dan isian seperti ganache, krim mentega, atau selai.

Crêpe
- Tekstur: Kue dadar yang sangat tipis, lembut, dan kenyal, mirip dengan pancake tipis.
- Asal: Berasal dari daerah Brittany, Prancis, dan merupakan makanan tradisional yang sangat populer.
- Bahan: Dibuat dari adonan dasar yang mirip pancake, tetapi lebih tipis dan tidak mengembang, lalu diisi dengan berbagai bahan.

Keju dan Anggur
Keju dan Anggur Prancis adalah paduan gastronomi ikonik dan sumber kebanggaan kuliner Prancis, yang sering kali disajikan bersama dalam jamuan makan atau sebagai hidangan utama untuk mencicipi rasa masing-masing dengan pengalaman sensorik yang unik. Keduanya berasal dari wilayah yang sama dan memiliki berbagai jenis serta rasa, seperti keju lembut Brie dan keju keras Comte, yang masing-masing memiliki pasangan anggurnya sendiri.

Tips Traveling dan Kuliner di Prancis
- Belajar sedikit bahasa Prancis: Ucapan sederhana seperti Bonjour (halo) atau Merci (terima kasih) akan membuat interaksi lebih hangat.
- Nikmati budaya kafe: Duduk santai di kafe outdoor sambil mengamati kehidupan lokal adalah bagian penting dari pengalaman Prancis.
- Coba makanan lokal di pasar tradisional: Selain restoran mewah, pasar rakyat seperti Marché Bastille di Paris menyajikan makanan autentik dengan harga lebih terjangkau.
- Gunakan transportasi umum: Kereta cepat TGV menghubungkan banyak kota besar dengan cepat dan nyaman.
Traveling ke Prancis bukan hanya tentang melihat ikon-ikon dunia seperti Menara Eiffel atau kastil-kastil megah, tetapi juga tentang merasakan identitas kuliner yang kaya tradisi. Dari croissant renyah hingga wine kelas dunia, setiap gigitan dan tegukan membawa cerita sejarah panjang bangsa ini. Prancis adalah surga bagi para pecinta perjalanan sekaligus pencinta kuliner. Jadi, jika Anda merencanakan liburan berikutnya, pastikan Prancis masuk dalam daftar destinasi wajib Anda!